Kamis, 07 Juli 2016

Jurus Merangkul Rembulan Memanah Bintang

Adalah jurus yang di ciptakan oleh pendekar kelana yang berjuluk Pendekar Tanpa Gelar Dari pengembaraannya dari satu daerah ke daerah lain, dari satu perguruan ke perguruan lain, dari satu kejadian ke kejadian lain, akhirnya dia mampu menciptakan suatu jurus dan jurus itu diberi nama Merangkul Rembulan Memanah Bintang.dimana sebelumnya sang pendekar menciptakan suatu gerak pertahanan yang diberi nama Nafas Kejut yang telah diajarkan kepada siswa-siswanya dan terbukti mampu bertahan dari gempuran serangan. Jurus Merangkul Rembulan Memanah Bintang Suatu gerak dimana kita harus membagi konsentrai antara pertahanan dan serangan pada dua arah atau lebih, Gerak ini didasari fokus dengan kecepatan, kekuatan, dan kelenturan Sehingga dalam setiap gerak mampu bertahan, menghindar, dan menyerang ke segala arah. Untuk mencapai fokus yang maksimal maka harus mengosongkan pikiran, karena yang kosong itu berisi. Untuk mencapai kecepatan yang maksimal maka harus menempatkan gerak pada yang kosong. Untuk mencapai kekuatan yang maksimal maka harus mensugestikan pada pikiran diri sendiri dan pikiran lawan. Untuk mencapai kelenturan yang maksimal maka harus menyeimbangkan gerak dan langkah. Kini sang Pendekar Tanpa Gelar masih dalam pengembaraanya Tentu apabila ia sudah kembali, jurus inipun akan diajarkan kepada para siswanya

Jumat, 13 Mei 2016

UNTUK SANG BUAH HATI




Ya Allah...
Lindungi anakku dalam teduh kurnia-Mu
Bimbing anakku di setiap persimpangan yang membuatnya bimbang
Beri kemuliaan budi agar membuatnya berarti
Titiskan kebesaran jiwa agar membuatnya bermakna
Sentuh hatinya dengan semangat tulus untuk berkarya
Tanamkan keyakinan terhadap kebaikan
Penuhi tekadnya dengan kerja keras dan pantang menyerah
Teguhkan peribadinya agar tidak mudah goyah

Ya Allah..
Terima kasih untuk kurnia terindah ini
Terima kasih untuk anugerah tidak ternilai ini

Amin

Syair

RINDU BUAH HATI

Disini aku mengingat kalian, sebuah kisah yang selalu mengganggu ku

Bagaikan sebuah dentuman keras menyapa debar jantung berdetak

Kemana pun aku pergi bayang-bayang kalian selalu hadir, dengan gelak tawa dan tangis kalian

Semua hanya sesak di dada dan perjalanan panjang, kucari di setiap hembusan udara

Ku rasa mendengar suara kalian di telinga ku kala kau menangis dan tertawa


Tahu kah diri ini yang sesungguhnya selalu kubawa perasaan rindu

Rindu yang ingin kusampaikan pada buah hati yang tertawa di ujung sana

Aku merasa tak kuasa hadapi semua yang telah kusiapkan hanya untuk kalian

Yang tak berarti untuk kalian dan lainnya, namun bagi ku penuh arti dan makna

Karena hanya itu yang bisa kulakukan saat itu dan ini, semoga esok lebih


Maaf bila kau tak bisa nikmati warna warni dunia ini

Dan maaf juga bila memang benar kalian harus merasakan apa yang kurasakan dulu

Namun aku telah berjanji pada saat ku mengetahuinya aku kan jaga kalian

Bila kalian harus mengalaminya jua, karena aku jua mengalaminya

Maaf kan aku buah hati

Rabu, 11 Mei 2016

BUNGA ISLAM INDONESIA

IPS BII PUSAT BANGKA
Guru Besar IPS BII
Bapak Suci Rohmat Antoko
Provinsi BABEL

Eko Susilo 
Yang dijuluki Pendekar Tanpa Gelar
Pendekar yang pertama kali mengembangkan IPS BII 
di Sumatera Selatan mulai tahun 1998


Photo bersama Camat Air Salek


Sebagian photo dokumentasi kegiatan siswa IPS BII di Sumatera Selatan









PUISI KEHIDUPANKU

Masih saja aku tertunduk malu menatap langit
Batin seolah malu untuk menatap sinar mentari
Perjalanan hidup sekan terus-menerus diiringi gemuruh sengit
Hendak bagaimana lagi sikap diri kuatkan perkara hati

Ragam macam cobaan hidup telaah ku dapatkan
Tetap ku lalui tiap jalan dengan selancar kebijaksanaan
Harapkan ketenangan bathin serta ridha-Nya ku dapatkan
Yang pada akhirnya terang kan datang menyusul gelapnya keadaan

Sebuah hakekat pasti yang selama ini ku pegang
Terhadap janji Rabb-ku bagi hamba Nya yang berjuang
Ganjaran pasti didapatkan atas ikhtiar yang terjelang
Cukuplah rasanya ulasan diri ku jadikan penopang

Biarkan nakhoda kapal tambatkan sauh jangkar
Akan kuambil peran diri sebagai tiang layar
Meski layar diturunkan dan tiada lagi memberi tatar
Aku akan tetap berdiri kokoh menyapa angin yang rela melamar

Setidaknya saat ini aku masih bisa melihat samudera
Meski langit hanya bisa ku pandang melalui fatamorgana
Bukankah akan lebih tumbuh kerinduan untuk memandangnya nyata
Ketimbang mereka yang memandang congkak keluhkan panas hujan seakan tiada rela
Membuat langitpun tiada ingin lirih untuk menyapa
Dan kepada mereka lah ku sampaikan daku turut berduka cita...

Selasa, 10 Mei 2016

Kisah Imam Ghozali

Sedikit cerita Imam Ghozali pada waktu pergi mencari guru, dia datang kpd seorang alim kalau orang jawa disebut kyai, maka pada waktu sowan kyai imam ghozali ditanya tujuannya datang untuk apa lalu imam ghozali menjawab mau menuntut ilmu , sambil menunggu sesaat mendengar kan tausiyah dari kyai itu, tiba2 ada seekor induk ayam bersama anaknya kecil2 mendatangi sekitar tempat duduk mereka,maka dengan segera kyai tersebut mengambil segenggam pasir di bawah kursinya kemudian melemparkan ke belakang maka dgn serta merta induk ayam bersama anaknya tadi menghampiri pasir yg di sebar kyai tersebut dgn anggapan dan harapan akan mendapatkan makanan untuknya dan anak2 nya, ayam tersebut kemudian mencari ke kiri kanan namun lama mencari tdk mendapatkan apa2 lalu ayam pun pergi menjauh, Namun lain yg terjadi di dalam benak hati imam ghozali ,beliau berpikir dlm hati bertanya2 artinya dlm bahasa jawa " LA IYO AYAM SING GAK NGERTI OPO2 KEPINGING GOLEK PANGAN KANGGO ANAKE TAPI KARO KYAI KOK DI APUSI NGANGGO PASIR WALAUPUN AKU NGERTI TUJUANE KYAI IKI APIK SUPOYO AYAME GAK GANGGU DEWEKE KARO PORO TAMU2Ne TAPI DEMI TUJUANE DEWEKE DIREWANGI NGAPUSI AYAM, ...WAH LA WONG AYAM SING GAK SALAH WAE DI APUSI LA UPOMO SESUK AKU DIAPUSI LA YO AKU CILOKO,WIS MUMPUNG DURUNG AKU GAK SIDO NGAJI NENG KENE " Maka imam ghozali pun pamit dgn kyai, Kesimpulannya adalah saudaraku hati hatilah jika memilih guru jgn hanya melihat dari luarnya dan penampilannya,apalagi guru Ruhani yg akan menuntun kita dunia akhirat, mudah2an ini bermanfaat kita selamat dunia akhirat bi barokati imam ghozali.

Senin, 09 Mei 2016

SEJARAH IKATAN PENCAK SILAT BUNGA ISLAM (IPS BI)


Pada awal berdirinya, nama perguruan ini adalah "Asmaul Haq". Perguruan ini didirikan oleh K. H. Ahmad Rifa'i Banten. Ilmu yang beliau bawa ini berasal dari Nabiyullah Khidzir as. Awal mulanya yaitu ketika K. H. Ahmad Rifa'i pulang dari menunaikan Ibadah Haji di Makkah Mukarromah dengan naik perahu, bliau didatangi Nabi Khidzir as. dan beliau diajari ilmu "Asmaul Haq"! Pesan dari Nabiyullah Khidzir as. pada beliau ialah supaya mensyiarkan ajaran agama islam dengan kemampuan yang telah diajarkan kepada beliau! Akhirnya setelah beliau mendarat, beliaupun melaksanakan apa yang telah didapat dari perjalanannya tersebut yaitu disuruh untuk mensyiarkan ajaran agama islam dengan "Asmaul Haq"! PECAHNYA PERGURUAN ASMAUL HAQ Sepeninggal K. H. Ahmad Rifa'i (tidak ada yang menetahui pastinya kapan beliau meninggal dunia). 
Para pewaris Perguruan Asmaul Haq terpecah belah dan murid-murid beliau mendirikan beberapa perguruan antara lain: - Bunga Islam - Asmaul haq - Bintang Surya - Syiar Islam - dan masih banyak lagi yang lainnya.

1. BUNGA ISLAM Perkumpulan Ikatan Pencak Silat BUNGA ISLAM ( B.I ) Perkumpulan ini telah ada dan berdiri sejak tahun 1986 M. Didirikan oleh K. H. Moh. Jamhari Ghozali Anwar (alm) bertempat di Dusun Baleboto, Madiun. Perkumpulan ini adalah sarana dakwah bagi Almarhum, karena setiap siswa baru yang masuk, selalu dibai'at untuk selalu melaksanakan Syariat Islam (terutama melaksanakan shalat lima waktu), menjauhi segala bentuk kamaksiatan (MOLIMO), tidak melanggar aturan Negara, selalu berbuat dengan akhlakul karimah, serta dituntut untuk selalu ingat kepada Allah SWT.

2. ASMAUL HAQ  Menurut bahasa Asmaul Haq terdiri dari dua kata asma'dan al-Haq.Asma adalah kata jama'dari ismun yang berarti nama,sedangkan al-Haq adalah benar/ kebenaran,Jadi Asmaul Haq adalah nama-nama kebenaran,atau seluruh asma- asma Allah terkumpul dalam lafadz Allah yang maha benar. Menurut istilah pengertian "Asmaul Haq"adalah suatu amalan dengan membaca lafadz "Allah",menurut aturan- aturan dan syarat- syarat tertentu menuju Allah.

3. BINTANG SURYA  PPS BINTANG SURYA adalah salah satu Pencak Silat yang murni dari leluhur bangsa Indonesia. PPS Bintang Surya bersumberkan pada kepiawaian Syarif Hidayatullh ( Sunan Gunung Jati ) dari cirebon; yang merupakan salah satu wali songo yang mahsyur. Salah satu keturunan ke-3 (generasi ke-4) dari Sunan tersebut yakni Haji Abdullah Umar telah mengajarkan dan menurunkan segala ilmunya dari Sunan Gunung Jati kepada cucunya Raden Pandji. Oleh Raden Pandji, ilmu dari kakeknya teersebut dikembangkan didaerah timur (Surabaya) tahun 1969 dan membentuk Kerukunan Pencak Silat Bintang Surya yang anggota-anggotanya terbatas bagi anggota TNI AL dan Marinir yang berasal dari Jawa Barat. Melihat perkembangan jumlah anggota, Kerukunan Pencak Silat Bintang Surya oleh Raden Pandji didaftarkan ke Dewan Kebudayaan Kodya Surabaya. Pada tanggal 14 Desember 1973, keluarlah surat ijin dari kantor Dewan Kebudayaan Kodya Surabaya tentang diakuinya keberadaan Kerukunan Pencak Silat Bintang Surya. Semenjak tanggal tersebut berdirilah secara resmi suatu Perguruan Pencak Silat dengan nama Perguruan Ilmu Seni Bela Diri Pencak Silat BINTANG SURYA disingkat menjadi PPS Bintang Surya. Pada tahun 1978, PPS Bintang Surya didaftarkan ke IPSI Kodya Surabaya dengan nomor induk 04/ IPSI-KMS/1978.

4. SYIAR ISLAM Perguruan Ilmu Seni Bela Keselamatan Syiar Islam merupakan perguruan yang bernafaskan Syariat Ajaran Agama Islam. Bagi semua pengikut perguruan ini, syarat wajib yang harus dimiliki yaitu mereka wajib beragama Islam!karena sesuai dengan namanya yaitu SYIAR ISLAM dan semua ajarannya juga tentang syariat agama islam. Awal berdirinya Perguruan Syiar Islam ini bernama Perguruan Ilmu Seni Bela Diri Pencak Silat Syiar Islam, karena para Guru Besar Syiar Islam berpendapat bahwa ilmu yang diajarkan bukan hanya untuk membela diri sendiri, melainkan juga dapat digunakan untuk menolong orang lain yang membutuhkan dan juga untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. maka pada tanggal 12 Desember 2009, nama Perguruan Ilmu Seni Bela Diri Pencak Silat Syiar Islam dirubah menjadi Perguruan Ilmu Seni Bela Keselamatan Syiar Islam.